Assalamu'alaikum Wr. Wb. ----- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PIMPINAN ANAK CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR WATULIMO ----- Semoga Bermanfaat Untuk Kita Semua!

Selasa, 06 April 2021

Meragukan Kehalalan Uang Transaksi

Posted by ADMIN On Selasa, April 06, 2021 No comments

MERAGUKAN KEHALALAN UANG TRANSAKSI.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Bagaimana hukum bermuamalah dengan seseorang yang sebagian besar hartanya berstatus haram, menimbang kita selalu akan kehalalan terhadap uang yang kita terima? Mohon penjelasannya, terimakasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

(Asrori,- Jambi)

_____________________

Admin- Wa’alaikumsalam Wr. Wb.

Ketika melakukan interaksi sosial, terkadang seseorang merasa bingung ketika menerima uang dari seseorang yang diketahui sebagian besar hartanya berasal dari sumber pendapatan yang haram. Dalam keadaan seperti ini, ia pasti akan meragukan kehalalan dari uang yang diterimanya.

Menanggapi kasus demikian, Syekh Zainuddin al-Malibari memberikan komentarnya dalam kitab Fath Al-Mu’in:

وَلَا تَحْرُمُ مُعَامَلَةُ مَنْ أَكْثَرُ مَالِهِ حَرَامٌ وَلَا الْاَكْلُ مِنْهَا… قَالَ فِي الْمَجْمُوْعِ: يُكْرَهُ الْاَخْذُ مِمَّنْ بِيَدِهِ حَلَالٌ وَحَرَامٌ كَالسُّلْطَانِ الْجَائِرِ. وَتَخْتَلِفُ الْكَرَاهَةُ بِقِلَّةِ الشُّبْهَةِ وَكَثْرَتِهَا، وَلَا يَحْرُمُ إِلَّا إِنْ تَيَقَّنَ أَنَّ هَذَا مِنَ الْحَرَامِ. وَقَوْلُ الْغَزَالِي: يَحْرُمُ الْاَخْذُ مِمَّنْ أَكْثَرُ مَالِهِ حَرَامٌ وَكَذَا مُعَامَلَتُهُ: شَاذٌ

“Tidak diharamkan bermuamalah dengan seseorang yang sebagian besar hartanya berupa barang haram, begitu pula tidak haram memakan makanannya… Imam an-Nawawi menjelaskan dalam kitab al-Majmu’: Dimakruhkan menerima sesuatu dari seseorang yang hartanya tercampur antara yang halal dan yang haram. Misalkan harta pemimpin yang sewenang-wenang. Kadar kemakruhannya juga berbeda sesuai kadar kesamaran harta. Hukum ini tidak haram kecuali ketika ia yakin bahwa sesuatu yang diambilnya Itu nyata-nyata barang yang haram. Adapun pendapat Al-Ghazali yang mengatakan haram bermuamalah dengan seseorang yang sebagian besar hartanya berupa barang haram adalah pendapat yang ganjil (tidak wajar).”[1]

Kesimpulannya, berinteraksi dengan harta seseorang yang sebagian besar berupa barang haram tetap diperbolehkan selama belum diyakini secara pasti bahwa apa yang diterimanya berasal dari barang haram tersebut. Terlebih lagi ketika seseorang tersebut masih memiliki harta atau pendapat yang halal.[]waAllahu a’lam

[1] Hamisy Fath al-Mu’in, vol. I hal. 39
.
.
Sumber : FB LIRBOYO

0 Komentar:

Posting Komentar

Mohon Saran dan Kritik Yang Sifatnya Konstruktif!

SILAHKAN BACA JUGA !


If you want to test someone’s character, give him respect. If he has good character, he will respect you more. If he has bad character, he will think is the best of all.

------------

Jika kamu ingin menguji karakter seseorang, hormati dia. Jika dia memiliki akhlak yang baik, maka dia akan lebih menghormatimu. Jika dia memiliki akhlak yang buruk, dia akan merasa dirinya yang paling baik.