Assalamu'alaikum Wr. Wb. ----- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PIMPINAN ANAK CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR WATULIMO ----- Semoga Bermanfaat Untuk Kita Semua!

Rabu, 23 Juni 2021

MONDOK CUMA 7 BULAN SUDAH NGALIM.

Posted by ADMIN On Rabu, Juni 23, 2021 No comments


Adalah KH. HASAN ZAMZAMI MAKHRUS atau yg terkenal dg sebutan Gus Zam, ketika menapaki pondok Al-Fadlu Kaliwungu sesudah wafatnya KH Makhrus Ali (Ayahanda Beliau), Gus Zam dgn Gus An'im ngaji Jurumiyah kepada Abah KH. Dimyati Rois yg sebelumnya sudah dititipi KH Makhrus Ali, salah satu putra Beliau, yakni Gus Kafabih.

Di suatu kesempatan, Gus Zam sengaja menyendiri sowan kepada Abah Dim dalam rangka minta didoakan, pinta Beliau:

"Mbah Dim, kulo nyuwun dungo kersane saget cepet alim."

Padahal waktu itu Gus Zam pertama kali mondok dan baru ngaji Jurumiyyah. Lalu Abah Dim memerintahkan Gus Zam utk ngaji IQNA'

"Ngaji Iqna' smpyn iso porak Zam ", seru Abah Dim

Gus Zam menjawab : "Njih saget Mbah Dim".

Lalu dipanggillah Gus Nasrul yg juga mondok di Al-Fadlu atas saran dari Kyai Makhrus,

"Nasrul, sampean ngaji o Iqna' karo Zam yo" begitu dawuh Abah Dim.

Gus Nasrul pun cepat meng-iyakan, "Sendiko dawuh, njih Bah."

Kala itu bulan sofar, mulailah Gus Zam mulang kitab Iqna' dan muridnya cuma satu, yaitu Gus Nasrul yg populer dg sebutan "Gus Kopral" karena orangnya tinggi, berambut kriting dan gemar pake jaket tentara.

6 bulan berikutnya di bulan Sya'nan 3 hari menjelang Khataman ngaji Iqna'.

Gus Zam sowan Abah Dim, "Mbah Dim, tigang dinten malih ngaose khatam, kulo nyuwun mangke Mbah Dim ndungoni khatamanipun".

Abah Dim menjawab : "Iyo Zam, nko sing dungo khataman aku, tapi ono 1 syarat."

Gus Zam pun sangat gembira, "Njih nderek Mbah Dim, syarat nopokemawon kulo lampahi".

"Syarate 1 tok zam, mengko nek khataman tak kabari." dhawuh Abah Dim.

Ketika Khataman tiba, Abah Dim pun ngrawuhi acara tersebut. Usai berdoa.

Beliau dhawuh : "Zam, syarate 1 sampeyan sak wise khatam Iqna' iki kudu boyong muleh nyang Lirboyo."

Gus Zam kaget tersentak, tidak mengira syaratnya sedahsyat itu. Beliaupun pun menangis, campur-aduk perasaan antara bahagia didoakan khatamannya & sekaligus sedih lantaran mesti berpisah dgn Abah Dim, kiainya.

Tapi karena status Beliau adalah murid, tak ada lain kecuali Sam'an wa Tho'atan, dg berat hati, Gus Zam meninggalkan Alfadllu pulang ke Lirboyo. Hanya 7 bulan saja mondok di Al-Fadlu, namun Gus Zam telah 'Alim 'Allamah.

Paling Sering Abah Dim dhawuh; "Moco Kitabe  Zam iku persis moco ne Mbah Ber " (Sebutan KH. Zubair Dahlan dari Sarang yg tak lain adalah guru Abah Dim sendiri).

Mbah Ber jika membaca kitab sanggup membawa para mustami'in serta-merta faham tanpa mesti diterangkan lagi, demikian juga Gus Zam, "Nek moco kitab sekali jadi." nuruni Ayahanda Beliau (KH. Makhrus Ali).

Beberapa waktu kemudian, Gus Zam sering sowan Abah Dim, minta diakui murid oleh Beliau, tetapi Abah Dim mengelak :

"Ora iso, sampean dudu muridku, wong dadi alim dewe ko".


Keterangan Foto di atas :
📷 Foto dari kiri : Simbah KH. Anwar Manshur, KH. Zamzami Makhrus, KH. Abdullah Kafabihi Makhrus, KH. An'im Falahuddin Makhrus

0 Komentar:

Posting Komentar

Mohon Saran dan Kritik Yang Sifatnya Konstruktif!

SILAHKAN BACA JUGA !


If you want to test someone’s character, give him respect. If he has good character, he will respect you more. If he has bad character, he will think is the best of all.

------------

Jika kamu ingin menguji karakter seseorang, hormati dia. Jika dia memiliki akhlak yang baik, maka dia akan lebih menghormatimu. Jika dia memiliki akhlak yang buruk, dia akan merasa dirinya yang paling baik.